Category Archives: 3-7 tahun

Menggambar Bebas Dan Manfaatnya (SE 3-7)

Hentikan “campur tangan” Anda. Biarkan anak menggambar sesuka hatinya untuk mengembangkan kemampuan motorik dan imajinasinya. Menggambar tentunya terkait dengan perkembangan motorik kasar dan halus seorang anak. Selain itu, menggambar dapat meningkatkan kemampuan otak kanan anak untuk visualisasi, yang pada akhirnya memiliki peranan sangat penting untuk meningkatkan semua aktivitas intelektual. Dari pemecahan masalah sampai pada penguasaan pengetahuan baru dengan lebih mudah dan efisien.

Agar seorang anak berhasil, ia membutuhkan kemampuan terbaiknya untuk menghadapi tantangan hidup. Kemampuan itu berasal dari hasil interaksi fungsi belahan otak kanan dan kiri. Seorang peneliti sains Jerre Lery mengatakan, “Otak yang normal memang diciptakan untuk tantangan. Dia hanya akan bekerja optimal bila persyaratan pemrosesan pengertian itu cukup kompleks untuk menggerakkan kedua belahan otak.” Nah, aktivitas menggambar rupanya dapat mengembangkan kemampuan otak kiri dan terutama kanan. Dengan catatan, biarkan anak menggambar bebas sebebas imajinasinya. (more…)

Mengenalkan Konsep Angka (MT 3-7)

Banyak cara untuk mengenalkan bilangan pada anak, namun yang paling penting lakukanlah pengenalan itu melalui sarana bermain. Karena apapun aktivitas kita sehari-hari, balita kita bisa langsung melihatnya, termasuk mengenalkan angka dan huruf. Lewat bermain, pengenalan konsep bilangan dan huruf lebih mudah diingat. Perkenalan balita dengan dua hal ini bisa menjadi bekal penting untuk pertumbuhannya.

1. Menyentuh huruf
Siapkan 2 set mainan huruf berukuran besar. Ambil satu huruf, minta anak mengambil huruf yang sama dengan yang Anda ambil. Sebutkan nama hurufnya. Misalnya Anda mengambil huruf R, sebutkan huruf R. Minta anak mengangkat huruf R. Katakan pada anak, huruf R adalah awal dari namanya. Misal, “R. Randy.” Lakukan untuk huruf lain, bahwa huruf yang dia pegang merupakan huruf awal dari nama orang yang dia kenal.

Anak belajar: Merasai bentuk huruf dan mengenal bunyi huruf. (more…)

Menumbuhkan Minat Membaca Anak (BI 3-7)

Mengajarkan membaca kepada anak, bisa dengan sering mengajaknya membaca bersama-sama. Membaca cerita bersama anak mempunyai berbagai macam fungsi, yaitu:

  1. Untuk mengenalkan anak pada buku bacaan, merangsang agar anak-anak senang membaca.
  2. Menciptakan ikatan yang erat antara orangtua dan anak, anak dan orangtua akan saling mengenal karakter masing-masing.
  3. Sebagai pengantar imajinasi anak, ketika mendengarkan sebuah cerita, pikirannya akan mulai berimajinasi mencoba untuk mencerna hal yang didengarnya.
  4. Sebagai pengantar tidur, sehingga anak memilki pola tidur yang teratur.

Ada banyak cara melakukannya, bisa dengan berkumpul dikamar membaca cerita bersama yang pastinya sangat menarik untuk anak-anak. Biasanya walaupun mereka sedang melakukan aktivitas apapun ketika mendengar ajakan, “kita baca cerita dikamar yuuuk…” mereka akan berlarian meninggalkan aktivitas yang mereka lakukan dan duduk berkumpul diatas tempat tidur.

(more…)

Kalimat Sederhana Dengan Keterangan (BI 3-7)

Kalimat sederhana adalah kalimat yang terdiri atas dua unsur inti, yakni subjek dan predikat.

contoh:

  • Hukum di Indonesia masih perlu dibenahi.
  • Seorang hakim harus adil.

Namun demikian, kalimat sederhana lazim pula diperluas dengan unsur keterangan. unsur keterangan meliputi:

  1. Keterangan waktu : memberi informasi saat terjadinya peristiwa. Contoh : kemarin, sekarang, tadi, pagi-pagi, sebentar lagi, abad yang lalu.
  2. Keterangan tempat : memberi informasi mengenai tempat terjadinya peristiwa. Contoh : di sana, ke Jakarta.
  3. Keterangan tujuan : memberi informasi mengenai maksud suatu pekerjaan. Contoh : agar, untuk, demi, bagi, guna, buat.
  4. Keterangan cara : memberi informasi mengenai bagaimana suatu pekerjaan dilaksanakan. Contoh : selekasnya, cepat-cepat, secara baik-baik.
  5. Keterangan alternatif : memberi informasi mengenai ( ada tidaknya) alat yang dipakai untuk melakukan suatu pekerjaan. Contoh : dengan, tanpa.

Mengenalkan Abjad Pada Anak (BI 3-7)

Siapa bilang mengajarkan membaca itu sulit? Tapi ingat, jangan pernah memaksa. Pengenalan alfabet/ huruf buat batita harus jauh dari kesan formal. Cukup dengan sering-sering membacakannya buku cerita. Selanjutnya, menginjak usia 2 tahunan, si kecil boleh diperkenalkan pada alfabet yang lebih kompleks. Ajak dia untuk menyebutkan nama-nama huruf yang ada di hadapannya atau yang kita tunjuk. Latihan ini kemudian kita tingkatkan dengan mengajaknya “membaca” kata demi kata.

Agar acara pengenalan alfabet dan belajar “membaca” ini bisa diikuti anak, orangtua harus tahu cara penyampaiannya yang tepat bagi masing-masing anak. Asal tahu saja, tidak ada cara pengenalan alfabet dan belajar “membaca” yang paling baik karena semuanya baik dan benar. Tinggal cara yang mana yang disenanginya. Apa saja tekniknya? Silakan pilih yang paling pas, dan ingat lakukan sambil bermain. Jangan memaksa kalau si kecil terlihat kurang berminat.

HURUF DEMI HURUF

Sambil bernyanyi tunjuk setiap huruf dalam abjad yang sudah kita tuliskan pada kertas atau white board. Ingat, ucapkan pelafalannya secara benar. Selain itu antara apa yang kita ucapkan dan apa yang kita tunjuk harus sesuai. Contohnya, saat mengucapkan “a”, tangan kita harus menunjuk pada huruf “a”. Usahakan perhatian si kecil sepenuhnya tertuju pada bagaimana cara kita mengucapkan huruf demi huruf tadi. (more…)

Mengucapkan Alphabet Bahasa Inggris Dengan Benar (BE 3-7)

Mempelajari sebuah bahasa harus dimulai dengan mengenal alfabet bahasa tersebut. Bahasa Inggris dituliskan dalam bahasa Latin sehingga alfabetnya sama dengan alfabet bahasa lain yang juga dituliskan dalam bahasa Latin, termasuk Bahasa Indonesia. Sebagai pelajaran yang paling pertama dan paling dasar anda harus mengetahui cara pelafalan (pronunciation) alfabet bahasa Inggris.

Alfabet bahasa Inggris dan pelafalannya; (more…)

Melafalkan Angka Berdasar Tulisan (BE 3-7)

Mengajarkan anak menghafal angka dalam Bahasa Inggris untuk anak 3 sampai 7 tahun kadang menjadi sulit, karena anak sulit mengingat bagaimana cara penulisan angka-nya. Semoga format hafalan dibawah ini akan lebih memudahkan untuk mengingatnya.

Dalam menghafal angka dalam Bahasa Inggris kita hanya perlu menghafalkan angka 1-5, karena angka tersebut itulah yang nantinya akan ada perubahan bentuk. Biasanya yang sering ditemui kesalahan penulisan itu kebanyakan adalah angka 1-5, 11-15 dan 20-50.
untuk angka selanjutnya untuk belasan hanya tinggal di tambahkan akhiran ….-teen, dan untuk puluhan hanya tinggal di tambahkan …-ty. (more…)

Mengenalkan Konsep Waktu Pada Anak (SC 3-7)

Balita masih perlu dibimbing soal pemahaman tentang konsep waktu. Karena terkadang pertanyaan tentang kapan hari ulang tahunnya terus saja ditanyakannya. Padahal kita sudah menjawabnya dengan menyebutkan satu tanggal.

Bagi anak-anak usia 3 tahunan, pengertian tentang “sekarang”, “yang lalu” dan “akan datang” masih sangat kabur. Ia hanya kenal waktu sekarang, waktu miliknya sesuai caranya berpikir yang masih sangat egosentris, berpusat kepada kebutuhannya sendiri. Kekaburan ini dapat kita amati dari pernyataan-pernyataan khas anak di rentang usia ini, seperti “Saya sudah makan besok”, atau “Kemarin saya mau mandi, lalu ikut Bunda”.

Anak perlu bantuan untuk memahami konsep “waktu” yang memang sulit bagi anak-anak usia dini karena waktu bukan sesuatu yang dapat mereka sentuh, rasakan atau eksplorasi. Latihan dan motivasi yang kita berikan akan sangat membantu. Membantunya mengenali konsep waktu bisa dengan menyebutnya berulang-ulang. Namun, tak perlu berharap anak segera bisa menguasai konsep ini karena ia sedang menata pemahamannya.

Bagaimana membantu anak mengembangkan pemahamannya tentang konsep “waktu”? (more…)

Meronce Berdasarkan Bentuk, Warna, dan Ukuran (MT 3-7)

Kegiatan meronce adalah salah satu materi yang bisa diberikan pada anak usia dini. Kegiatan memasukkan manik-manik ke dalam benang ini merupakan latihan agar anak dapat berkonsentrasi. Dan yang lebih penting lagi adalah, meronce merupakan tahapan pra membaca pada anak. Lho apa hubungannya?

Kegiatan meronce sendiri mempunyai beberapa tahap perkembangan. Anak dapat dikatakan siap diajari membaca jika sudah bisa meronce dengan menggunakan pola. Karena pada tahapan ini, anak sudah bisa mulai mengklasifikasikan sesuatu. Suatu tahapan yang diperlukan ketika anak mulai belajar membaca. Karena dalam pelajaran membaca, anak harus bisa membedakan bentuk huruf yang berbeda-beda.

Berikut adalah tahapan dalam meronce.

TAHAP 1: Bermain mengosongkan dan mengisi

(more…)

Menyebutkan Warna dan Benda (BE 3-7)

Mengajarkan warna pada anak banyak sekali cara dan strateginya. Semua yang tersedia disekitar kita dapat menjadi media untuk mengenalkan warna pada mereka. Kegiatan belajar dapat dilakukan di dalam atau di luar ruangan. Jika di dalam ruangan, kita bisa menggunakan peralatan atau benda-benda yang ada di dalam ruangan tersebut. Caranya, kita menyebutkan benda dan warnanya sekaligus dalam Bahasa Inggris. Misal, ini pensil biru (kita bisa menjelaskannya “the colour of pencil is blue”), itu buku merah(the colour of book is red). Atau bisa juga dilakukan dengan tanya jawab, misalnya: apa itu? itu meja coklat (the colour of desk is brown). Begitu seterusnya hingga anak memahami macam-macam warna sekaligus bendanya.

Kemudian setelah kita (orangtua atau tutor) menyebutkan benda dan warnanya sekaligus, tinggal anak menyebutkannya sendiri sambil menunjuk benda dan warnanya dalam Bahasa Inggris. Lalu kita bisa saja meminta anak untuk menuliskan dalam bukunya sekaligus, sehingga anak tahu susunan hurufnya.

Kelebihan dari strategi ini adalah, anak dapat mengetahui Bahasa Inggris benda dan warnanya secara langsung (kontekstual) dan langsung mendemonstrasikan melalui lisan ataupun tulisan. Hal ini bisa juga dilakukan dengan menggunakan gambar berwarna, kertas lipat (melipat sambil belajar warna), atau power point yang menarik bagi anak. (more…)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
1 2
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien