Category Archives: Science

Tenaga Yang Membentuk Permukaan Bumi (SC16-18)

Bentuk-bentuk permukaan bumi terbentuk lewat proses pembentukan dan perombakan permukaan bumi yang berlangsung cukup lama. Perubahan permukaan bumi terjadi oleh tenaga geologi yang terdiri dari tenaga endogen dan tenaga eksogen.

I. Tenaga Endogen

Tengaga Endogen juga bisa disebut juga tenaga tektonik. Tenaga Endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Tenaga Endogen terdiri dari proses diatropisme dan proses vulkanisme. Tenaga Endogen sering menekan di sekitar lapisan-lapisan batuan pembentuk kulit bumi (litosfer).

1. Proses Diastropisme

Proses Diastropisme adalah proses struktual yang mengakibatkan terjadinya lipatan dan patahan tanpa dipengaruhi magma tapi tenaga dari dalam bumi.

2. Proses lipatan

Jika tenaga endogen yang menekan litosfer arahnya mendatar dan bertumpukan yang mengakibatkan permukaan bumi melipat menyebabkan terbentuknya puncak dan lembah. Bentuk permukaan bumi dari hasil proses ini ada dua, yaitu :

  • puncak lipatan (antiklin)
  • lembah lipatan (sinklin) (more…)

Proses Terjadinya Pasang Surut Air Laut (SC 16-18)

1. Definisi Pasang Surut

Menurut Pariwono (1989), fenomena pasang surut diartikan sebagai naik turunnya muka laut secara berkala akibat adanya gaya tarik benda-benda angkasa terutama matahari dan bulan terhadap massa air di bumi. Sedangkan menurut Dronkers (1964) pasang surut laut merupakan suatu fenomena pergerakan naik turunnya permukaan air laut secara berkala yang diakibatkan oleh kombinasi gaya gravitasi dan gaya tarik menarik dari benda-benda astronomi terutama oleh matahari, bumi dan bulan. Pengaruh benda angkasa lainnya dapat diabaikan karena jaraknya lebih jauh atau ukurannya lebih kecil.

 

Pasang surut yang terjadi di bumi ada tiga jenis yaitu: pasang surut atmosfer (atmospheric tide), pasang surut laut (oceanic tide) dan pasang surut bumi padat (tide of the solid earth). (more…)

Fase Pergerakan Bulan (SC 16-18)

A. Gerak dan Peredaran Bulan

Bulan adalah benda langit yang paling dekat dengan bumi dan merupakan satelit bumi yang berdiameter 3.840 km. Sebagaimana bumi, bulan juga mempunyai dua gerakan yang penting. Yaitu gerak Rotasi dan Revolusi bulan.

1. Rotasi Bulan
Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Artinya, dalam satu kali putar mengelilingi bumi bulan hanya melakukan satu kali rotasi, ini yang menyebabkan permukaan bulan yang dilihat di bumi hanya satu permukaan itu saja. Pergerakan bulan dari barat ke timur dapat kita lihat pada kedudukan bulan pada saat matahari terbenam pada suatu hari dan dibandingkan dengan hari berikutnya maka kedudukan bulan akan semakin tinggi, artinya bulan itu bergerak ke arah timur.

2. Revolusi Bulan
Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi. Gerakan revolusi bulan ini digunakan sebagai dasar dan pedoman dan perhitungan bulan dan tahun Qamariyah (tahun Hijriyah), akan tetapi waktu yang digunakan bukan waktu Sideris, melainkan waktu bulan Sinodis, (Synodik Month) yang disebut juga Syahr Iqtirani, yaitu waktu yang ditempuh bulan dari posisi sejajar (iqtiran) antara matahari, bulan dan bumi keposisi sejajar berikutnya. Waktu iqtiran ditempuh rata-rata 29 hari 12 jam 44 menit 2,8 detik sama dengan 29, 53058796 hari atau dibulatkan menjadi 29,531 hari. (more…)

Bagian-bagian Tubuh Manusia (SC 8-12)

Struktur organ tubuh manusia yang sebagian telah diciptakan secara berpasangan dan yang lain secara tunggal (satu tidak memiliki pasangan). Betapa banyak hikmat dan rahasia yang terkandung di dalamnya! Kepala adalah salah satu organ tubuh yang tunggal, dan cukup dengan satu kepala seluruh indera yang dibutuhkannya telah terpenuhi.

Tangan diciptakan secara berpasangan, apabila manusia hanya memiliki satu tangan maka ia tidak akan banyak mendapat keuntungan dan dalam kehidupan sehari-harinya ia akan mengalami banyak kesulitan. Nah, bagaimana apabila salah satu tangan tukang kayu atau tukang batu lumpuh, maka sudah jelas ia tidak akan mampu mengerjakan pekerjaannya dengan baik, seandainya ia berusaha keraspun, tetap ia tidak akan mendapatkan hasil sebaik hasil pekerjaan yang dikerjakannya dengan kedua tangan.

  • Cara menciptakan alat perangkat suara

Perhatikanlah suara dan ucapan manusia dan bagaimana proses pembentukannya! Tengorokan bagaikan pipa sebagai jalan keluarnya suara, lidah, bibir dan gigipun membantu membentuk huruf-huruf dan nada-nada tertentu. Bayangkan apabila seseorang tidak memiliki gigi maka ia tidak akan bisa mengucapkan huruf S, jika ia tidak memiliki bibir –bibirya cacat- maka ia tidak akan bisa mengucapkan huruf Fdegan benar, dan jika lidahnya berat -cadel- maka ia tidak akan dapat mengucapkan R dengan benar. (more…)

Bagian-Bagian Tubuh Hewan (SC 8-12)

Dunia Hewan dibedakan menjadi dua, yaitu Kelompok hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) dan Kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata).

I. Hewan Tidak Bertulang Belakang (Invertebrata)
Kelompok hewan tidak bertulang belakang (invertebrata) merupakan kelompok hewan yang paling banyak di muka bumi, hampir 2 juta jenis yang telah dikenali saat ini. Hidup pada lingkungan yang beragam, dari lingkungan hutan, gua, sampai lumpur dasar laut.
Hewan tidak bertulang belakang dikelompokkan menjadi hewan bersel satu, hewan berpori, hewan berongga, cacing, hewan lunak, hewan berkulit duri, dan hewan berkaki beruas-ruas.

A. Kelompok hewan bersel satu (Protozoa); berukuran sangat kecil sehingga tidak tampak dilihat dengan mata biasa. Hewan bersel satu umumnya hidup di tempat basah, misalnya di laut atau air tawar bahkan di dalam darah. Makanannya berupa tumbuhan dan organisme bersel satu lainnya. Hewan bersel satu berkembang biak dengan cara membelah diri. Contoh hewan bersel satu diantaranya paramecium, mempunyai ukuran sekitar 0,3 mm.

(more…)

Ciri-ciri Mahluk Hidup (SC 8-12)

Mengapa batu disebut makhluk tak hidup, sedangkan pohon disebut makhluk hidup? Ingatkah kamu bahwa hanya makhluk hidup yang mempunyai ciri-ciri hidup. Ciri-ciri hidup tersebut adalah bernapas, bergerak, makan, mengeluarkan zat sisa, tumbuh, berkembangbiak, peka terhadap rangsang dan beradaptasi.

● Bernapas

Ciri utama makhluk dikatakan hidup yaitu bernapas. Ketika bernapas makhluk hidup menghirup oksigen (O2) dan menghembuskan karbon dioksida (CO2). Oksigen diperlukan untuk proses oksidasi zat makanan yang menghasilkan energi dan karbon dioksida. Energi berguna untuk menjalankan kegiatan hidup.

Reaksi oksidasinya sebagai berikut : Zat makanan + oksigen —> energi + uap air + karbon dioksida.

● Bergerak

Ada dua macam gerak yaitu gerak aktif dan gerak pasif. Gerak aktif adalah gerak berpindah tempat misalnya dengan kaki, sayap dan sirip. Gerak pasif misalnya ditunjukkan oleh tumbuhan. Tumbuhan tidak dapat berpindah tempat, tetapi menggerakkan sebagaian tubuhnya. Contohnya gerak daun menguncup, gerak batang menghadap cahaya, gerak akar mendekati sumber air serta gerak mekarnya bunga. (more…)

Menggolongkan Mahluk Hidup Secara Sederhana (SC 8-12)

Makhluk hidup meliputi manusia, hewan, dan tumbuhan. Antara hewan dan tumbuhan terdapat persamaan dan perbedaan. Persamaan tumbuhan dan hewan adalah baik tumbuhan maupun hewan keduanya memiliki semua ciri-ciri yang ada pada makhluk hidup.

Adapun perbedaannya tumbuhan dapat mengolah makanan sendiri, sedangkan hewan membutuhkan makhluk hidup lain yang berupa tumbuhan maupun hewan lain untuk makanannya. Hewan dapat berpindah tempat, sedangkan tumbuhan tidak. Tumbuhan dan hewan dapat dibuat penggolongan. Penggolongan tersebut didasarkan atas berbagai hal. Berikut penggolongan tumbuhan dan hewan.

a. Penggolongan Tumbuhan.

Dunia tumbuhan disebut juga flora.Tumbuhan dapat digolongkan berdasarkan:

  1. Akarnya, ada yang berakar tunggang dan serabut.
  2. Bentuk batangnya, ada yang berbatang basah, berongga, dan berkambium.
  3. Bentuk daunnya, bertulang menyirip, menjari, sejajar, dan melengkung..
  4. Bunganya, ada yang berbunga dan tak berbunga, berbunga sempurna dan tak sempurna.
  5. Keping bijinya, yang berkeping satu (monokotil), dan berkeping dua (dikotil). (more…)

Pengelompokkan Hewan (SC 8-12)

Beberapa hewan dapat dikelompokkan menjadi satu kelompok. Dasar pengelompokkan hewan tersebut adalah :

1. Berdasarkan jenis makanannya hewan terbagi menjadi 3 kelompok yaitu :

  • Herbivora yaitu hewan pemakan tumbuhan. Contoh kelompoh hewan herbivora antara lain : gajah, kelinci, tupai, dan kambing.
  • Karnivora yaitu hewan pemakan daging atau pemakan hewan lain, contohnya antara lain : srigala, elang, buaya dan ular.
  • Omnivira yaitu hewan pemakan tumbuhan dan pemakan hewan lain. Omnivora sering disebut hewan pemakan segalanya. Contoh hewan yang tergolong omnivora antara lain : ayam, itik dan tikus.

2. Berdasarkan tempat hidpnya hewan dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu :

a. Hewan yang hidup di darat antara lain : cacing, kambing, singa, dan ayam
b. Hewan yang hidup di air antara lain : udang, cumi-cumi, paus dan anjing laut.
c. Hewan yang hidup di darat dan di air (amfibi), contohnya : katak, buaya dan biawak. (more…)

Pengelompokkan Tumbuhan (SC 8-12)

Tumbuhan dapat digolongkan berdasarkan tempat hidup, jenis daun, jenis batang, dan jenis akarnya.

1. Pengelompokkan berdasarkan tempat hidupnya

Sama seperti hewan, tumbuhan pun digolongkan berdasarkan tempat hidupnya. Tempat hidup tumbuhan ada di darat dan ada pula di air. Amatilah tumbuhan yang ada di sekitarmu. Adakah pohon kelapa atau pohon pisang di dekat rumahmu? Di manakah tempat hidup pohon-pohon tersebut? Pohon kelapa dan pohon pisang tempat hidupnya di darat. Contoh tumbuhan lain yang hidup di darat adalah mawar, melati, jagung, dan ketela. Namun, ada pula tumbuhan yang tempat hidupnya di air, seperti teratai, eceng gondok, dan kangkung. Bagaimana dengan tempat hidup padi, di darat ataukah di air? Diskusikanlah dengan orangtua ataupun tutormu.

Pohon kelapa hidup di darat

(more…)

Kebutuhan Pokok Mahluk Hidup (SC 8-12)

Makhluk hidup memerlukan berbagai macam kebutuhan agar dapat bertahan hidup. Kebutuhan makhluk hidup tersebut, antara lain, makanan, air, udara, cahaya matahari, dan tempat tinggal.

1. Makanan

Makhluk hidup memerlukan makanan. Makanan adalah sumber energi bagi makhluk hidup. Tanpa makanan, makhluk hidup akan mati. Melalui makanan, makhluk hidup menghasilkan energi panas sehingga tubuhnya menjadi hangat.

(more…)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
1 2 3 4 5 6 7 8
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien